Berita

Presiden ke-3 RI BJ Habibie/Ist

Politik

BJ Habibie Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

SENIN, 28 APRIL 2025 | 21:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Manifest Juang Indonesia (Maju Indonesia) dengan penuh hormat mengajukan, Presiden ke-3 RI BJ Habibie untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. 

Pengajuan ini didasari oleh kontribusi luar biasa beliau dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam bidang teknologi, sumber daya manusia, dan demokrasi.

BJ Habibie dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia yang meletakkan fondasi penting bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. 


Pria asal Sulawesi Selatan itu telah memperjuangkan pengembangan sumber daya manusia berkualitas agar bangsa Indonesia mampu mandiri dan bersaing secara global. 

“Pemikirannya tentang teknologi modern, yang kemudian dikenal dengan istilah "Habibienomic", diyakini dapat mengubah Indonesia menjadi negara maju dan melesat,” ujar Ketua Umum Maju Indonesia, Ridwan Mukhtar dalam keterangannya, Senin, 28 April 2025.

Menurut dia, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM Unggul), Habibie menekankan pentingnya penguasaan teknologi oleh anak bangsa sebagai kunci kemajuan Indonesia, bukan hanya mengandalkan teknologi asing.

“Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Beliau mendorong semangat percaya diri dan inovasi di bidang Iptek, memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya demi bangsa,” jelasnya.

Menurutnya, dengan semangat kemajuan, Reformasi dan Demokratisasi menjadikan Habibie sukses mendorong iklim berbangsa dan bernegara. 

“Beliau sukses membangun sistem demokrasi yang egaliter, dengan asas keterbukaan di dalam menentukan pilihan kepada seorang pemimpin. Di masa kepemimpinannya, Habibie memprakarsai pemilu yang jurdil dan demokratis serta pembentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen, untuk memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia,” bebernya.

Lanjut Ridwan, pemberdayaan ekonomi nasional melalui kebijakan restrukturisasi dan privatisasi BUMN, Habibie berupaya meningkatkan daya saing perusahaan nasional dan mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri.

“Maju Indonesia meyakini bahwa jasa dan perjuangan BJ Habibie sangat layak untuk diakui secara resmi sebagai Pahlawan Nasional. Beliau tidak hanya memimpin bangsa di masa krisis, tetapi juga memberikan warisan pemikiran dan tindakan yang berkelanjutan dalam membangun Indonesia maju, mandiri, dan berdaulat,” tegasnya.

Usulan BJ Habibie ini berdasarkan hasil telaah para Maju Indonesia, diantaranya Mohammad Radius Anwar, Ridwan Mukhtar, Heru Santoso Leriadi, Achmad Ismail dan Andre Stevanus dinilai layak menyandang sebagai Pahlawan Nasional

“Dengan segala hormat, kami mengajukan permohonan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak BJ Habibie sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan jasa-jasanya yang luar biasa bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya