Berita

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu di acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kepala Daerah PKS se-Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin 28 April 2025/Istimewa

Politik

Kepala Daerah PKS Jangan Pilih-pilih dalam Melayani Masyarakat

SENIN, 28 APRIL 2025 | 15:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh kepala daerah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta untuk tidak pernah pilah-pilih dalam melayani masyarakat. Seluruh masyarakat harus dilayani tanpa kecuali.

Hal ini ditegaskan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kepala Daerah PKS se-Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin 28 April 2025.

Syaikhu menegaskan, para kepala daerah dari PKS harus mengedepankan prinsip pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan, baik kepada mereka yang memilih maupun yang tidak memilih pada saat pemilu.


"Tumpuan harapan bukan hanya dari struktur partai, tetapi dari masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, jangan pilih-pilih dalam melayani. Kita harus melayani seluruh masyarakat tanpa kecuali," tegasnya.

Ahmad Syaikhu juga menekankan nilai penting Silatnas ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat pelayanan dan memperkokoh konsolidasi.

"Kita juga perlu terus belajar agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai pelayanan itu dalam tata kelola pemerintahan di daerah masing-masing," ujarnya.

Silatnas kali ini dihadiri 26 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia yang berasal dari PKS. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan 23 tahun kontribusi PKS di kancah politik nasional.

Selain itu, Silatnas ini juga diisi dengan berbagai diskusi strategis terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan jaringan kepemimpinan daerah, serta pemantapan visi PKS dalam menghadapi tantangan nasional di masa depan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya