Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat silaturahmi ke rumah Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah

Politik

Menteri Ngadep Jokowi Bentuk Pemberontakan Kecil ke Prabowo

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 21:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lawatan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke rumah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu dinilai sebagai pemberontakan kecil terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Apalagi, dua dari enam menteri Prabowo berani menyebut Jokowi sebagai bos meski sudah bukan menjadi anak buahnya.

"Itu menteri-menteri lakukan pemberontakan kecil kepada Prabowo," demikian pandangan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 27 April 2025.


Muslim bahkan menilai para menteri yang menghadap Jokowi menunjukkan loyalitas ganda. Hal ini tentu berbahaya bagi keberlangsungan pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Mereka mendegradasi wibawa Presiden Prabowo," pungkas Muslim.

Beberapa menteri Prabowo kedapatan menghadap Jokowi pasca Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Mereka di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; Menko PMK, Pratikno; hingga Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Mereka terbang ke rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah bersamaan dengan kunjungan Prabowo ke luar negeri. Yang jadi sorotan, Menteri Trenggono dan Menteri Budi Gunadi dengan lantang menyebut Jokowi sebagai bos mereka.

"Silaturahmi karena Pak Jokowi kan bosnya saya. Jadi, saya sama Ibu mau silaturahmi mohon maaf lahir dan batin," kata Menkes Budi, Jumat, 11 April 2025.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya