Berita

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (PPP), M. Romahurmuziy/Net

Politik

Masih Sibuk Konsolidasi, PPP Belum Kepikiran Dukung Capres 2029

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 21:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum mengambil sikap dukungan untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2029.

Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy menegaskan, partainya tidak mau terburu-buru meski sejumlah partai sudah menyatakan dukungan untuk Pilpres 2029.

"Masing-masing partai memiliki sikap yang independen. Mereka memutuskan berdasarkan pertimbangannya masing-masing," ujar sosok yang kerap disapa Rommy saat bertandang ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 25 April 2025.


Alih-alih terburu-buru menyatakan dukungan politik, PPP masih berfokus menyelesaikan proses konsolidasi hingga menuju puncak Muktamar bulan September 2025.

Rommy mengaku telah mendengar sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang telah memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto jika kembali maju di Pilpres 2029.

Menurutnya, setiap partai politik punya kemandirian masing-masing dalam menentukan arah politik, baik itu PAN ataupun PPP.

Oleh karena itu, mantan Ketua Umum PPP itu tak mempersoalkan sikap PAN yang sedini mungkin menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo lanjut ke periode kedua.

"Kita menghormati apa yang disampaikan oleh PAN karena memang kan salah satu partai yang sudah selesai melakukan konsolidasi nasionalnya," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya