Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

PPP Ogah Tergesa-gesa Tentukan Dukungan Buat Pilpres 2029

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 18:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap enggan tergesa-gesa dinyatakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengenai dukungan pada pemilihan presiden (Pilpres) 2029 akan jatuh pada Presiden Prabowo Subianto atau Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy, saat bertandang ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 25 April 2025.

"Bagi kami di PPP, kita masih akan melakukan konsolidasi nasional puncak yang terhitung relatif terlambat dibandingkan partai-partai yang lain, karena kita baru akan muktamar di bulan September nanti," ujar sosok yang kerap disapa Rommy itu.


Dia juga menegaskan, dirinya enggan menyampaikan sikap PPP sedini mungkin, mengingat dirinya juga belum mengetahui muktamar September nanti masih akan memasukkan namanya dalam struktur kepengurusan.

"Sehingga memang kami belum bisa menjawab apapun soal itu, karena kepengurusan baru yang nantinya akan menjawab," ucapnya. 

Oleh karena itu, meski kini dirinya menjabat Ketua Majelis Pertimbangan partai, Rommy memastikan hasil muktamar yang dapat menyampaikan ke publik sikap PPP di Pilpres 2029 nanti.

"Toh di 2025 ini, bulan September, belum tentu saya menjadi pengurus lagi. Jadi ya kita tunggu lah pengurus yang baru nanti," demikian Rommy menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya