Berita

Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia, Mgr Pierro Pioppo/Ist

Politik

Dubes Vatikan: Paus Fransiskus Persembahkan Hidupnya Sejak Muda

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 22:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perjalanan hidup Paus Fransiskus dikupas Duta Besar (Dubes) Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia, Mgr Pierro Pioppo saat menjadi konselebran utama dalam Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Paroki Katedral Jakarta, Kamis, 24 April 2025.

Diungkap Mgr Pierro, Paus yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio sudah menyerahkan dirinya melayani umat dengan masuk ke Jesuit sejak masih muda.

Paus tumbuh dan besar menjadi imam, uskup, kardinal di Argentina yang saat itu dilanda konflik hingga akhirnya menjadi pemimpin tertinggi Gereja Katolik.


Sejak terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik, seluruh hidup Paus Fransiskus dipersembahkan untuk umat dunia.

"Sejak malam hari pada 13 Maret 2013, ketika beliau terpilih sebagai Paus, ia mempersembahkan hidupnya tanpa ragu dan tanpa syarat kepada Yesus, Sang Gembala Baik," jelas Mgr Pierro.

Persembahan hidup untuk umat juga ditunjukkan Paus saat menyambangi Indonesia dalam perjalanan Apostolik September 2024. Di Indonesia, Paus kagum dengan beragam suku, budaya, agama yang hidup berdampingan.

"Kita yang tinggal di Indonesia, telah menyaksikan sendiri betapa besar cinta beliau. Beliau hadir di tengah kita selama tiga hari penuh. Beliau bertemu dengan orang miskin, berbicara dengan para uskup, imam, religius, dan umat di Katedral ini," jelasnya.

Melihat perjalanan panjang tersebut, Mgr Pierro meyakini kecintaan Paus kepada umat akan dikenang masyarakat Indonesia.

"Beliau mengunjungi Masjid Istiqlal dan menyapa para pemeluk agama lain, menghibur yang sakit, dan menyapa ribuan orang di jalanan ibu kota," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya