Berita

Suasana sidang terdakwa Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Rekaman Sadapan KPK:

Hasto Kristiyanto Talangi Duit Suap Harun Masiku Rp1,5 Miliar

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 21:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rekaman suara telepon terkait Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan dana talangan suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR Harun Masiku sebesar Rp 1,5 miliar.

Demikian keyakinan jaksa berdasarkan percakapan antara pengacara PDIP Donny Tri Istiqomah dengan kader PDIP Saeful Bahri melalui sambungan telepon yang disadap penyelidik KPK.


Rekaman hasil sadapan diputar saat sidang dugaan suap Harun yang menyeret Hasto sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 24 April 2025. Sidang antara lain menghadirkan Donny Tri sebagai saksi.

"Izin Yang Mulia, ini ada satu rekaman yang ingin kami perdengarkan Yang Mulia. Ini percakapan antara saksi dengan saudara Saeful, percakapan di tanggal 13 Desember 2019," kata jaksa.

Dalam percakapan itu, Saeful dan Donny mengumpat Harun yang menangis dan melapor pada Hasto.

"Gimana? Aku keluar Harun datang ini. Gimana? Nangis? Nangis Harun?" kata Donny dalam rekaman suara tersebut.

"Nangis apa?" jawab Saeful. "Ya kan dia cengeng," tambah Donny sembari tertawa.

Saeful mengaku sudah menegur Harun Masiku karena mengadu ke Hasto.

"Saya nggak enak dimarahin Mas Hasto, aku bilang gitu kan. Saya nggak enak dimarahin Mas Hasto, nggak enak nih, saya jadi ngomong gitu sama Mqs Hasto kan, masa urusan kerjaan saya lapor lewat WA, kan nggak bisa," terang Saeful.

"Ya sudah ini, oh ya ya, Sekjen sudah WA saya juga mau ditalangin gitu. Jadi Mas Hasto yang nalangin 1,5 (miliar)," sambung Saeful. "Ya sudah kapan katanya sekjen?" tanya Donny.

"Kata Harun sih hari Minggu dia," jawab Saeful.

Setelah diputar rekaman hasil sadapan, hakim mempertanyakan kebeneran komunikasi tersebut antara Donny dengan Saeful.

"Benar Yang Mulia, Saeful menelepon saya," jawab Donny.

Jaksa KPK lantas memperdalam pernyataan Saeful yang menyebut Hasto memberikan talangan untuk pengurusan Harun Masiku sebagai anggota DPR sebesar Rp 1,5 miliar.

"Itu kan Saeful yang ngomong, jangan minta persetujuan saya. Oh yes, apakah Saeful mengarang indah atau tidak, saya tidak tahu. Tapi saya yakin bahwa uang itu dari empat orang yang saya temui di Hyatt, Yang Mulia," pungkas Donny.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya