Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong/RMOL

Politik

Komisi II Ungkap ASN Malas Pindah ke IKN Bukan karena Gaji

RABU, 23 APRIL 2025 | 22:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi II DPR mengungkap minat aparatur sipil negara (ASN) pindah tugas ke Ibukota Nusantara (IKN) masih rendah.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong berujar, minat rendah ASN pindah ke IKN bukan karena pendapatan.

"Jadi ini bukan soal tunjangan, buka soal insentif atau berapa banyak mereka digaji untuk pindah ke IKN," ujar Bahtra kepada wartawan, Rabu, 23 April 2025.


"Sebagian besar hanya berpikir soal insentif terus, supaya ASN ini atau PNS ini bisa betah di IKN. Bagi saya bukan soal itu," tambah Bahtra. 

Politisi Gerindra ini lantas menyoroti strategi Otorita IKN untuk meyakinkan ASN pindah ke IKN secara bertahap, sebagaimana desain pemindahan ASN ke IKN.

Menurutnya, salah satu hal yang mesti diperbaiki Otorita IKN adalah kesiapan dalam berbagai aspek untuk membuat ASN betah tinggal di sana, dan akhirnya berdampak positif pada kinerja aparatur negara.

"Sebanyak apa pun kita kasih duit, kalau tidak nyaman mereka tidak akan mau pindah," paparnya.

Oleh karena itu, Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara itu menantang Otorita IKN lebih kreatif dalam strategi menarik minat ASN agar mau pindah dan merasa nyaman beraktivitas serta tinggal di IKN.

"Yang paling penting adalah OIKN harus punya terobosan baru supaya menarik minat mereka untuk datang ke sana," tutup Bahtra.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya