Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/RMOL

Global

Prabowo Absen di Pemakaman Paus, Bakal Kirim Utusan

RABU, 23 APRIL 2025 | 10:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto tidak bisa hadir dalam upacara pemakaman Paus Fransiskus yang akan digelar akhir pekan ini di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma.

Kabar absesnya Prabowo di pemakaman Paus diungkap oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulis pada Rabu, 23 April 2025. 

Menurut penjelasan Mensesneg, Presiden RI berhalangan hadir karena memiliki hal lain yang harus dikerjakan. 


"Oleh karena sesuatu dan lain hal, bapak presiden kemungkinan tidak bisa hadir langsung dalam acara pemakaman Paus," ungkapnya. 
 
Kendati demikian, Prasetyo mengatakan Prabowo bakal mengirim utusan untuk mewakilinya hadir di pemakaman Paus. 

"Beliau berencana untuk mengirim utusan. Nah ini sedang kita koordinasikan, sabar dulu ya," kata Mensesneg. 

Paus Fransiskus wafat di Vatikan pada Senin, 21 April 2025, dalam usia 88 tahun. Pihak Vatikan menyampaikan bahwa penyebab kematiannya adalah stroke yang disertai gagal jantung.

Pada Rabu pagi, 23 April 2025, jenazah Paus akan dibawa dalam prosesi dari Kapel Casa Santa Marta menuju Basilika Santo Petrus, yang akan dipimpin oleh para kardinal. 

Jenazah akan disemayamkan dalam peti terbuka hingga Jumat, 25 April, agar umat Katolik dapat memberikan penghormatan terakhir.

Sebelum prosesi dimulai, Camerlengo Kardinal Kevin Farrell yang mengemban tugas sementara sebagai pemimpin Vatikan pasca wafatnya Paus akan memimpin doa khusus.

Vatikan juga telah merilis foto Paus Fransiskus yang terbaring di Kapel Casa Santa Marta, kediamannya selama dua belas tahun menjabat sebagai Paus. 

Dalam foto tersebut, beliau tampak mengenakan jubah merah, mengenakan mitra, dan memegang rosario.

Sesuai jadwal, misa pemakaman akan dilangsungkan pada hari Sabtu, 26 April 2025 pukul 10.00 waktu setempat. Paus Fransiskus akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya