Berita

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono/RMOLJabar

Politik

Puluhan Siswa Diduga Keracunan, DPRD Jabar Desak Pemerintah Evaluasi Total Program MBG

RABU, 23 APRIL 2025 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mendesak pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul insiden puluhan siswa diduga mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi makanan dari program tersebut.

Menurut Ono, kejadian tersebut terjadi di beberapa lokasi, bukan hanya satu tempat. Menandakan adanya masalah dalam pelaksanaan di lapangan. Ia menilai bahwa jika MBG memang menjadi program prioritas nasional yang diusung langsung oleh Presiden, maka persiapan dan pelaksanaannya harus dilakukan secara matang.

"Kalau memang ini menjadi program prioritas dari Presiden, yang tujuannya baik, tentu pelaksanaannya juga harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya agar hasilnya bisa tercapai. Sesuai dengan output, income, dan benefit-nya," ujar Ono di Gedung DPRD Jawa Barat, dikutip RMOLJabar, Selasa, 22 April 2025 


"Ya tentunya Badan Pangan Nasional harus punya SOP dari berbagai macam aspek. Ini jadi penting karena menyangkut kesehatan anak-anak kita," sambungnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan pembelajaran ke depan, Ono meminta agar Presiden dan seluruh pihak terkait melakukan evaluasi total terhadap program MBG secara nasional.

Sebelumnya, puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Cianjur diduga mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin kemarin, 21 April 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya