Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa, 22 April 2025/RMOL

Bisnis

Prabowo Tanggapi Mundurnya LG dari Proyek Baterai EV Indonesia

SELASA, 22 APRIL 2025 | 18:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan atas keputusan LG Energy Solution, perusahaan baterai asal Korea Selatan, yang membatalkan investasi senilai 11 triliun Won (sekitar Rp130 triliun) di Indonesia.

Saat dimintai komentar oleh media mengenai keputusan LG untuk mundur dari proyek pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV), Prabowo menanggapi dengan sikap tenang.

Ia mengajak masyarakat untuk bersabar dan tetap optimis karena menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai masa depan yang lebih baik.


"Ya pasti ada tunggu aja. Indonesia besar, Indonesia kuat, Indonesia cerah," tegasnya setelah menggelar pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi.

Proyek ini sebelumnya melibatkan kolaborasi antara LG Energy Solution, LG Chem, LX International Corp, pemerintah Indonesia, dan BUMN. 

Tujuannya adalah membangun rantai pasok baterai EV, mencakup pengadaan bahan baku, produksi prekursor, bahan katoda, serta pembuatan sel baterai di dalam negeri.

Namun, kerja sama tersebut tidak berlanjut. Pihak LG menyebutkan bahwa kondisi pasar dan lingkungan investasi menjadi pertimbangan utama di balik keputusan mereka untuk menghentikan keterlibatan dalam proyek tersebut.

"Mempertimbangkan kondisi pasar dan lingkungan investasi, kami telah memutuskan untuk keluar dari proyek," ungkap perwakilan LG, seperti dikutip dari Yonhap News.

Walau demikian, LG masih akan melanjutkan proyek lainnya, termasuk pembangunan pabrik baterai melalui kerja sama dengan Hyundai Motor Group, yaitu Hyundai LG Indonesia Green Power (HLI Green Power).

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya