Berita

Ketua Umum KPPG Hetifah Sjaifudian/Ist

Politik

Ketum KPPG: Perempuan Jangan Sekadar Ikut, tapi Harus Punya Ruang Tentukan Arah

SENIN, 21 APRIL 2025 | 22:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) bertekad agar keterlibatan politik kaum perempuan tidak hanya bersifat sesaat, tetapi juga berkelanjutan.

Apalagi, Ketua Umum KPPG Hetifah Sjaifudian, kaum perempuan sering disebut sebagai pemilih paling setia, paling semangat saat kampanye. Namun tantangannya adalah bagaimana semangat itu tidak berhenti di hari pemilu saja.

"KPPG ingin membangun hubungan yang lebih substantif antara pemilih perempuan dan kader Golkar, hubungan yang tumbuh dari kepercayaan," ujar Hetifah kepada wartawan, Senin 21 April 2025.


Melalui KPPG, Hetifah yang juga Ketua Komisi X DPR mengatakan pihaknya akan hadir secara konsisten di tengah-tengah perempuan, bukan hanya saat kampanye, tapi juga dalam keseharian mereka.

"Kita ingin pemilih perempuan merasa punya tempat, merasa didengar dan merasa bahwa keterlibatan mereka sungguh berarti. Karena pemilih yang aktif dan sadar adalah fondasi partai yang kuat," katanya.

Terkait kuota 30 persen keterwakilan perempuan yang kadang masih dianggap beban bukan kesempatan, KPPG kata Hetifah akan menjadi kekuatan advokasi yang konsisten baik di dalam partai maupun di parlemen.

"Kita ingin memastikan bahwa perempuan bukan hanya diikutkan, tapi punya ruang untuk menentukan arah," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya