Berita

Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda (tangkapan layar/RMOL)

Politik

DPR Evaluasi Kinerja Nusron Masih di Bawah 30 Persen

SENIN, 21 APRIL 2025 | 14:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi II DPR memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk evaluasi kinerja Kementerian ATR/BPN lantaran masih belum memuaskan dalam triwulan pemerintahan baru ini.

“Ini evaluasi triwulan pertama Kementerian ATR BPN. Yang pertama, kami Komisi II DPR RI meminta kepada Saudara Menteri untuk meningkatkan kinerjanya. Karena 4 bulan pertama kinerjanya masih di bawah 30 persen,” kata Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 21 April 2025.

Ia menerangkan capaian kinerja Kementerian ATR/BPN di tiga bulan pertama pemerintahan rata-rata baru tercapai 15 persen. Peningkatan kinerja ATR/BPN ada di atas 10 persen, dan salah satu program penyelesaian di atas 20 persen.


“Tapi beberapa program masih 0 persen artinya selama 4 bulan terakhir, Direktorat Jenderal-Direktorat Jenderal tersebut belum melakukan kerja apapun,” jelasnya.

Pihaknya memaklumi adanya efisiensi dan refocusing anggaran di Kementerian ini yang semula dianggarkan Rp9 triliun kini menjadi Rp6 triliun dan masih diblokir.

“Tetapi saya kira dengan capaian kinerja yang di bawah 30 persen itu tentu menjadi kritik dan sekaligus masukan dari Komisi II DPR,” jelasnya.

Rifqinizamy menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian ATR/BPN dan beberapa pihak dalam menangani berbagai macam pengaduan masyarakat.

“Secara lebih terbuka dan accountable. Saya sudah 2 periode di Komisi ini dan ini baru kali pertama kita bisa menghadirkan adanya keterbukaan informasi terkait dengan pengaduan publik,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya