Berita

Polisi mengevakuasi warga yang pingsan usai mencoblos Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Tasikmalaya/RMOLJabar

Nusantara

Pemilih Pingsan Usai Nyoblos di PSU Tasikmalaya

MINGGU, 20 APRIL 2025 | 07:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Tasikmalaya diwarnai insiden pada Sabtu 19 April 2025.

Seorang pemilih bernama AI Sri Agustini mendadak pingsan usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Kampung Pasir Ipis, Desa Jaya Ratu, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya.

Sri dilaporkan mengalami pusing, sesak di dada, dan demam tinggi tak lama setelah keluar dari bilik suara.


Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga dan petugas di lokasi. 

Anggota Polsek Leuwisari, Polres Tasikmalaya langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke fasilitas medis terdekat.

“Saat itu salah seorang anggota sedang bertugas melakukan pengamanan di TPS, lalu mendapat laporan ada warga yang jatuh sakit. Ia pun bersama anggota yang lain langsung lakukan evakuasi,” kata Kasi Humas Polres Tasikmalaya, Bripka Triana Anggasari, kepada wartawan.

Bripka Triana mengungkapkan bahwa Sri baru pulih dari perawatan di rumah sakit, namun tetap memaksakan diri untuk datang dan mencoblos.

“Saat tiba di TPS, kondisinya memang sudah lemah, demam, sesak napas, dan batuk,” kata Bripka Triana dikutip dari RMOLJabar.

Kejadian serupa terjadi di wilayah Kecamatan Salawu. Seorang warga lanjut usia (lansia) tampak kelelahan setelah mencoblos dan memerlukan bantuan petugas Linmas untuk kembali ke rumahnya. Lansia tersebut diketahui harus berjalan cukup jauh untuk mencapai TPS.

“Benar, tadi ada lansia yang kelelahan usai mencoblos. Kami dari Kecamatan Salawu bersama Kepala Puskesmas dan jajaran lainnya memberikan apresiasi atas kesigapan petugas Linmas,” ujar Camat Salawu, Nandang Heryana.

PSU di Kabupaten Tasikmalaya digelar sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil Pilkada 2024.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya