Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

ISNU Bakal Luncurkan Gerakan Tanam 1 Juta Pohon

SABTU, 19 APRIL 2025 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) bakal menggelar Fun Walk ISNU Merawat Jagat, Minggu, 20 April 2025. 

Kegiatan tersebut, Ketua Umum PP ISNU, Kamaruddin Amin, juga dijadikan momentum peluncuran Gerakan Nasional Penanaman Pohon dengan menanam satu juta pohon di seluruh Indonesia.

Fun Walk dimulai dari titik start di depan Gedung Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin Nomor 6, dan finish di Radio Republik Indonesia (RRI), Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 4-5 Jakarta Pusat. 


Acara diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk jajaran pengurus ISNU, perwakilan dari Lembaga dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama, serta masyarakat umum.

“ISNU hadir secara konkret merespons isu lingkungan global. Kami mentransformasikan semangat keilmuan dan keagamaan menjadi aksi nyata," kata Kamaruddin Amin dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 April 2025.

Kamaruddin menyampaikan Gerakan ISNU Merawat Jagat berangkat dari refleksi nilai-nilai Islam dan NU yang memandang bumi bukan objek eksploitasi. Manusia harus berperan sebagai khalifah penjaga dan pelindung alam semesta.

Di tengah krisis iklim, pencemaran, dan kerusakan lingkungan yang makin mengkhawatirkan, ISNU mengambil peran aktif dengan menjadikan penanaman pohon sebagai bentuk jihad ekologis.

Gerakan ini memperlihatkan bahwa spiritualitas dan kerja nyata bisa berjalan seiring dalam menghadapi tantangan zaman.

ISNU menargetkan penanaman satu juta pohon dalam waktu yang telah ditentukan. Penanaman satu juta pohon melibatkan struktur organisasi dari tingkat cabang hingga pusat.

“Kalau satu organisasi bisa menanam satu juta pohon, bayangkan jika semua elemen bangsa ikut serta. Kita bisa menyelamatkan bumi dengan tangan-tangan kita sendiri,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya