Berita

Anggota Bawaslu RI, Puadi saat sesi doorstop usai pengawasan PSU Pilbup Serang 2024, di Kantor Bawaslu Serang, Banten, Sabtu, 19 April 2025/RMOL

Bawaslu

Bawaslu OTT 12 Orang Terduga Pelaku Politik Uang di PSU Serang

SABTU, 19 APRIL 2025 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Operasi tangkap tangan (OTT) berhasil dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), terhadap belasan orang terduga pelaku politik uang di pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Bupati (Pilbup) Serang, Banten. 

Anggota Bawaslu RI Puadi menjelaskan, belasan terduga pelaku politik uang telah diamankan polisi dari beberapa wilayah pemilihan di Banten. 

"Kami telah menerima laporan dan melakukan OTT terhadap 12 orang di beberapa kecamatan," ujar Puadi saat melakukan pengawasan langsung PSU Pilbup Serang 2024, di Serang, Sabtu, 19 April 2025.


Dia menjelaskan, saat ini Bawaslu telah menangani perkara tersebut melalui Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), dengan mengacu peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Proses pemeriksaan sedang berjalan, apakah temuan ini bisa menjadi dasar laporan lebih lanjut atau proses tindak lanjut," urainya. 

Dalam proses hukum di Sentra Gakkumdu nanti, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI itu memastikan akan melakukan dengan sebaik-baiknya. 

"Meskipun barang bukti sudah ada, kami tetap akan meminta keterangan dari semua pihak yang terlibat. Kami khawatir ada masyarakat yang terpengaruh dengan politik uang ini, sehingga kami akan terus mengawasi secara melekat," katanya.

"Untuk memastikan proses pemilu berjalan dengan jujur dan adil, Bawaslu RI juga melakukan evaluasi pasca pemungutan suara," tambah Puadi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya