Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong (tengah baju putih)/RMOL

Politik

Ini Alasan RUU ASN Dikebut DPR

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN) terus digodok dan dikebut oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), mengingat adanya sejumlah persoalan. 

Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong menjelaskan, RUU ASN kini telah sampai ke Badan Legislatif (Baleg) DPR RI. 

"Kita sudah masuk ke Baleg dan sudah disetujui. Insya Allah kita akan jalan," ujar Bahtra kepada wartawan, Jumat, 18 April 2025.


Dia menyebutkan, dari sejumlah persoalan yang muncul terkait pembahasan RUU ASN, terdapat satu persoalan yang menurut Bahtra penting untuk menyegerakan proses legislasinya. 

"Kenapa RUU ASN penting dibahas? Karena kita ingin agar ada merit system yang berjalan," katanya. 

Lebih rinci, Bahtra menyatakan bahwa persoalan jenjang karir telah mendorong para legislator di Komisi II DPR untuk mengedepankan RUU ASN. 

"Poinnya begini, bagi ASN-ASN, apakah itu eselon 1 atau 2 di daerah yang punya kompetensi, punya kapasitas yang memadai, mereka juga bisa berkarir sampai ke pusat," urainya. 

Politisi Partai Gerindra ini memandang, selama ini kendala para ASN hanya di daerah-daerah, sehingga promosi-promosi jabatan itu tidak terjadi pada mereka. 

"Nah kita ingin bahwa mereka punya kompetensi yang bagus, kualitas bagus bisa berkarir sampai ke tingkat pusat," demikian Bahtra menambahkan.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya