Berita

Ilustrasi tahanan/Ist

Presisi

Viral Dugaan Jual Beli Layanan di Rutan Polda Jateng, Ini Kata Polisi

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 11:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dugaan jual beli layanan rumah tahanan (rutan) di Direktorat Tahanan Titipan (Dittahti) Polda Jateng kini sedang didalami Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jateng. 

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto menanggapi beredarnya video mantan tahanan Rutan Polda Jateng yang mengaku dikenai beberapa ongkos dari oknum penjaga rutan.

"Saat ini, sedang dalam penyelidikan dan pendalaman di rumah tahanan. Kita akan terbuka jika sudah ada hasil, tentunya sesuai prosedur dan transparan," kata Artanto dikutip dari RMOLJateng, Jumat 18 April 2025.


Artanto menegaskan, jika terbukti ada permasalahan, pihak terkait yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas. 

Informasi yang ada, sejumlah saksi telah diperiksa Polda Jateng termasuk pembuat video untuk dimintai keterangannya. 

Dari hasil penyelidikani, Artanto menyatakan akan mengutamakan prinsip transparan dan profesional serta berjanji tidak akan menutup-nutupi segala hasil pemeriksaan. 

"Permasalahan ini akan kita selesaikan lakukan dengan profesional dan transparan tanpa ada segala hal dirahasiakan," kata Artanto. 

"Siapa pun yang bersalah akan kita berikan sanksi sesuai prosedur hukum," sambungnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya