Berita

Ketua DPP PDIP Yasonna F Laoly/RMOL

Politik

Yasonna F Laoly:

Tak Benar Kongres PDIP Mundur Gara-gara Hasto

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 14:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mundurnya gelaran Kongres PDI Perjuangan tidak terkait belum adanya pengganti posisi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Demikian penegasan Ketua DPP PDIP Yasonna F Laoly di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Kamis 17 April 2025.

“Enggak ada, isu itu,” kata Yasonna.


Kongres PDIP seharusnya digelar pada 2024, setelah kongres kelima dilaksanakan pada 2019. 

Diketahui, Hasto saat ini tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan bahwa Kongres PDIP bakal berlangsung setelah perayaan IdulFitri 1446 H.

“Sekarang kan masih dalam masa puasa, bulan puasa, jadi kami selesaikan dulu ibadah puasa dan Lebaran. Kemudian setelah itu baru kami akan melaksanakan rapat untuk memutuskan kapan dilaksanakan kongres yang akan datang,” kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 11 Maret 2025.

Dua pekan kemudian, Puan kembali mengonfirmasi kesiapan pelaksanaan Kongres PDIP baru akan diumumkan setelah Lebaran lantaran masih ada sejumlah pembahasan di internal partai. 

“Tunggu nanti. Lebaran dulu setelah itu dirapatkan,” kata Puan di kompleks parlemen, Selasa 25 Maret 2025.

Kemudian, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan fokus utama partainya saat ini tertuju pada isu-isu strategis, termasuk perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara, serta dinamika geopolitik global yang dinilai lebih mendesak. 

Djarot menuturkan hal itu membuat PDIP belum menetapkan waktu pelaksanaan kongres ke-6 yang semula direncanakan pada April 2025.

“Kita masih konsentrasi di beberapa hal yang sangat penting, terutama sekarang menghadapi perang tarif dengan AS,” kata Djarot di kawasan Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa malam, 15 April 2025.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya