Berita

Tangkapan layar RMOL

Bisnis

Gara-gara Trump, Temu dan Shein Terpaksa Naikkan Harga Barang

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 11:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua platform belanja online asal Tiongkok, Temu dan Shein, mengumumkan akan menaikkan harga barang mulai pekan depan. Kenaikan ini terjadi karena kebijakan baru dari Presiden AS Donald Trump yang memberlakukan tarif impor tinggi dan aturan dagang yang lebih ketat.

Dalam surat kepada para pelanggannya, Temu dan Shein menyampaikan bahwa harga akan naik mulai 25 April 2025. Mereka mendorong pelanggan untuk berbelanja sebelum harga naik.

"Karena perubahan aturan dan tarif dagang global terbaru, biaya operasional kami meningkat. Untuk tetap bisa menyediakan produk berkualitas, kami perlu menyesuaikan harga mulai 25 April 2025," kata kedua perusahaan tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis 17 April 2025.


Shein dan Temu dikenal menjual berbagai barang murah, mulai dari mainan hingga ponsel. Mereka bisa menawarkan harga rendah karena memanfaatkan aturan "de minimis", yang membebaskan bea masuk untuk barang impor bernilai di bawah 800 dolar AS.

Namun, model bisnis ini kini terancam setelah Presiden Trump menandatangani aturan baru yang menutup celah tersebut. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 2 Mei 2025.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya