Berita

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa/Ist

Nusantara

PalmCo Targetkan Rampungkan 7 Fasilitas Air Bersih di Daerah Terpencil

SELASA, 15 APRIL 2025 | 20:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sub Holding PTPN IV PalmCo tengah membangun tujuh fasilitas air bersih di berbagai daerah terpencil di Indonesia sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program yang menyasar sekitar 800 kepala keluarga ini bertujuan menyediakan akses sanitasi air bersih yang layak. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada di sekitar area operasional perusahaan. 

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih merupakan bagian dari kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar unit operasionalnya.


"Air bersih bukan hanya kebutuhan harian, tetapi hak dasar setiap manusia. Oleh karena itu, ini sangat penting khususnya di wilayah-wilayah yang masih kesulitan dalam mengakses air bersih," ungkap Jatmiko dalam keterangan tertulisnya, Selasa 15 April 2025.

Dia menjelaskan bahwa saat ini pembangunan masih dalam proses dan tersebar di tujuh titik strategis, yakni di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Selatan, Aceh, dan Sumatera Selatan. 

"Kami tidak hanya membangun, tetapi juga memastikan bahwa fasilitas ini nantinya dapat digunakan dan dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat. Itu sebabnya, kami turut melibatkan pemerintah desa dan kelompok warga dalam setiap tahapan pelaksanaan," tuturnya.

Tak hanya menjadi bentuk kepedulian, kata dia, program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan Pilar Pembangunan (TPB) ke enam mengenai akses air bersih dan sanitasi layak untuk semua tersebut, diharapkan juga meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat sekitar.

"Kami ingin program ini menjadi bagian dari kontribusi aktif PalmCo dalam membangun lingkungan yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya