Berita

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin/Net

Dunia

Din Syamsuddin: Wafatnya Abdullah Badawi Kehilangan Besar bagi Dunia Islam

SENIN, 14 APRIL 2025 | 22:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dunia Islam turut berduka atas wafatnya mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Abdullah Ahmad Badawi

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai penjuru, termasuk dari Indonesia, di mana tokoh-tokoh Islam mengenang peran penting beliau dalam mendorong moderasi dan kemajuan umat.

Salah satu ungkapan duka mendalam datang dari mantan Ketua Umum Muhammadiyah dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, yang mengenang Tun Abdullah bukan hanya sebagai pemimpin Malaysia, tetapi juga sebagai tokoh dunia Islam yang visioner.


“Kami sangat berduka atas wafatnya Tun Abdullah Badawi, Mantan Perdana Menteri Malaysia. Saya pribadi mengenal baik beliau. Kepergian beliau ke rahmatullah bukan saja kehilangan bagi Malaysia tapi juga bagi umat Islam sedunia, dan dunia pada umumnya,” ujar Din dalam pernyataan resminya pada Senin, 14 April 2025.

Din Syamsuddin menceritakan perjumpaannya yang berkesan dengan Tun Abdullah pada tahun 2014 di Putrajaya. Saat itu, ia bersama enam tokoh Muslim Indonesia bertemu langsung dengan beliau untuk membahas penyelesaian konflik Ambalat antara Indonesia dan Malaysia.

“Saya mengenal baik Pak Lah, demikian beliau akrab dipanggil. Pada 2014 saya mengajak enam tokoh Muslim/Pimpinan organisasi Islam Indonesia untuk bertemu beliau di Putra Jaya guna menganjurkan agar kontroversi Ambalat dapat diselesaikan dengan semangat ukhuwah Islamiyah. Beliau langsung menjawab besok hendak menelepon Presiden SBY. Misi kami selesai dalam satu menit,” kenangnya.

Din juga menggarisbawahi pentingnya pemikiran Islam Hadhari yang digagas oleh Tun Abdullah sebagai kontribusi intelektual dan spiritual bagi umat Islam di kawasan Asia Tenggara. 

Dalam pertemuan tersebut, mereka terlibat dalam diskusi panjang tentang gagasan Islam Hadhari, yang menurut Din sangat mempengaruhi pandangannya tentang peran strategis umat Islam Melayu.

“Yang menarik dan sangat mempengaruhi pikiran saya adalah ucapan Pak Lah bahwa Muslim Arab sudah menunaikan tanggung jawab kesejarahan, begitu pula Muslim Persia, Muslim Afrika Utara, atau Muslim India. Maka inilah saatnya bagi Muslim Melayu untuk bangkit memajukan peradaban Islam,” tuturnya.

Menurut Din, pemikiran Tun Abdullah tersebut masih sangat relevan hingga kini dan dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam untuk bersatu dan memperkuat peran mereka dalam kebangkitan peradaban Islam global.

“Islam Hadhari dan pikiran Pak Lah tersebut sangat relevan dan harus menjadi motifasi dan inspirasi bagi umat Islam di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam untuk bersatu membenahi diri sehingga boleh menjadi lokomotif kebangkitan peradaban Islam,” tambah Din.

Di akhir pernyataannya, Din mendoakan agar Allah SWT melimpahkan rahmat kepada almarhum.

“Semoga Allah SWT melimpahkan atas Almarhum Abdullah Badawi maghfirah, rahmah dan jannahNya," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya