Berita

Jumpa pers keberangkatan tim EMT 2 BSMI ke Gaza, Senin 14 April 2025/RMOL

Dunia

Tak Ada Unsur Politik, Pengiriman Tim Medis ke Gaza Murni Misi Kemanusiaan

SENIN, 14 APRIL 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Majelis Pertimbangan Anggota Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Prof Basuki Supartono, menegaskan pengiriman Tim Medis BSMI ke Gaza murni misi kemanusiaan, bukan agenda politik. 

Hal ini disampaikan Prof Basuki menjelang keberangkatan tim Emergency Medical Team (EMT) 2 BSMI pada Selasa besok, 15 April 2025, menuju Gaza, Palestina.

“Ini misi kemanusiaan bukan misi politik. Doakan diberikan kemudahan dan kesehatan. Mudah-mudahan tidak ada kendala, karena untuk masuk harus dapat izin dari Israel," kata Basuki saat jumpa pers di Pondok 47, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin 14 April 2025.


Basuki yang juga turut serta dalam misi ini sebagai dokter spesialis ortopedi menggambarkan situasi Gaza hari ini yang sangat memprihatinkan akibat blokade berkepanjangan. 

Dia membeberkan, Infrastruktur kesehatan banyak yang hancur, listrik dan air terbatas, serta obat-obatan dan peralatan medis sangat minim. 

“Situasinya sulit karena embargo. Oleh karena itu kami hadir untuk membersamai mereka, menangani kasus-kasus medis yang ada,” tambahnya.

BSMI pun telah melakukan komunikasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan seluruh anggota EMT yang dikirim sudah memiliki kualifikasi sesuai standar WHO. Namun, Basuki mengingatkan bahwa akses masuk tetap berada di bawah kewenangan penuh Israel. 

“Penempatan kami nantinya akan mengikuti arahan dari otoritas setempat,” jelasnya.

Basuki menegaskan, misi ini sepenuhnya dibiayai dari donasi masyarakat Indonesia, tanpa dukungan dana dari pemerintah atau lembaga luar. 

“Bukan hanya membawa obat, kami juga membawa harapan. Setiap nyawa yang bisa diselamatkan adalah kemenangan bagi kemanusiaan,” tandas Prof Basuki.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya