Berita

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdullah Latopada/PBNU

Politik

Ketua PBNU Minta Nahdliyin Tidak Terprovokasi Fuad Plered

SENIN, 14 APRIL 2025 | 07:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdullah Latopada mengimbau umat Islam di Tanah Air tetap menjaga persatuan dan kerukunan antar sesama.

Hal itu ia sampaikan berkaitan kegaduhan yang muncul akibat pernyataan Muhammad Fuad Riyadi atau Gus Fuad Plered diduga menghina almarhumah Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua.

"Kami mengajak seluruh umat Islam khususnya warga nahdliyin tidak terprovokasi. Kita sikapi persoalan ini dengan kepala dingin," ujar Abdullah Latopada dalam siaran persnya, Senin, 14 April 2025.


Ia menegaskan bahwa penghinaan terhadap ulama tidak bisa dibenarkan. Namun tidak juga disikapi dengan reaksi berlebihan dan berpotensi merugikan persaudaraan sesama muslim.

"Guru Tua adalah sosok yang dihormati, dan kita wajib menjaga marwah para ulama. Tetapi kita juga harus menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang menjunjung akhlak dan kedamaian," jelasnya.

"Jangan sampai niat membela ulama justru mencederai ajaran Islam itu sendiri. Jadikan ini momentum memperkuat ukhuwah dan menahan diri dari ujaran kebencian," tambahnya.

Polemik ini berawal dari respons Pengasuh Ponpes Roudlotul Fatihah, Gus Fuad Plered terkait usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Habib Idrus bin Salim Aljufri sekaligus pendiri Alkhairaat. 

Gus Fuad menganggap usulan gelar pahlawan tersebut tidak memiliki nilai historis serta dinilai tidak memiliki kontribusi signifikan terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia. Yang makin membuat gaduh, Gus Fuad menggunakan sebutan binatang kepada diduga ditujukan kepada Guru Tua.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya