Berita

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat mengunjungi rumah HOS Tjokroaminoto di Surabaya/Ist

Bisnis

Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Ferry Juliantono Teladani Perjuangan HOS Tjokroaminoto

SABTU, 12 APRIL 2025 | 04:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut sosok Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto merupakan tokoh yang patut menjadi suri teladan bagi generasi muda saat ini. 

Berkat pemikiran besarnya untuk menciptakan kemandirian ekonomi melalui gerakan Sarekat Islam (sebelumnya Serikat Dagang Islam), ideologi tentang gerakan serikat buruh Indonesia masih diaplikasikan hingga kini.

Wamenkop menilai kemandirian ekonomi yang diperjuangkan oleh HOS Tjokroaminoto apabila direplikasi dalam kehidupan saat ini sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi. Pasalnya koperasi juga menganut sistem kemandirian yang diperjuangkan bersama-sama oleh seluruh anggota koperasi. 


"Tentu kita harus melanjutkan perjuangan dan cita-citanya (HOS Tjokroaminoto) untuk mewujudkan kedaulatan sebuah negara dengan prinsip-prinsip yang dimilikinya dan Sarekat Islam dengan menggunakan semurni-murninya tauhid, setinggi-tingginya ilmu dan sepandai-pandai siasat," ujar Ferry Juliantono saat mengunjungi rumah HOS Tjokroaminoto di Surabaya, Jumat 11 April 2025.

Melalui gerakan bersama diharapkan koperasi dapat menjadi wadah yang ideal dalam mendorong peningkatan kesejahteraan anggota tanpa intervensi dari berbagai pihak. 

Dalam kunjungannya ke rumah HOS Tjokroaminoto di Jl Peneleh Gang VII No 29-31 yang kini menjadi museum tersebut, Ferry terkesan dengan jejak-jejak peninggalan sejarah masa lalu yang menggambarkan solidnya tekad para pahlawan dan pendiri bangsa dalam upaya mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Berawal dari rumah rumah yang tidak terlalu luas tersebut, HOS Tjokroaminoto konsisten mengajar dan berdiskusi dengan para aktivis muda salah satunya adalah Proklamator Kemerdekaan Ir Soekarno dan sejumlah tokoh nasional lainnya. Meskipun rumahnya sederhana, perannya dalam pergerakan nasional tidak bisa dianggap remeh.

"Beliau (HOS Tjokroaminoto) dan Sarekat Islam menjadi bukti sejarah perjuangan Indonesia (mencapai) kemerdekaan. Jejak peninggalan Pak Tjokroaminoto masih bisa kita rasakan sampai sekarang," katanya.

Terkait dengan gerakan Sarekat Islam yang dipimpin Tjokroaminoto bersama Samanhudi sebagai ketua menjadi sebuah organisasi besar yang sangat disegani oleh Pemerintah Kolonial Belanda. 

Bahkan karena dianggap menjadi sebuah ancaman terhadap stabilitas politik dan ekonomi penjajah, organisasi tersebut dibatasi anggotanya.

"Dari rumah itu muncul pikiran-pikiran besar untuk membangun pemerintahan sendiri dan keinginan untuk menciptakan kemandirian secara ekonomi, kemudian Tjokroaminoto melanjutkan perjuangannya untuk membesarkan organisasi bersama Kyai Samanhudi," tandas WamenKop Ferry Juliantono.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya