Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Euro Sentuh Level Tertinggi dalam Tiga Tahun, Dolar AS Tertekan Imbas Tarif Trump

JUMAT, 11 APRIL 2025 | 19:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Euro tercatat melonjak tajam terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat 11 April 2025 di pasar Asia. Euro mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari tiga tahun terakhir. 

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya aksi jual aset AS yang dilakukan investor sebagai respons atas kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Seperti dikutip dari Euronews, Jumat 11 April 2025, Euro diperdagangkan di kisaran 1,1387 per Dolar AS, naik dari posisi sebelumnya sekitar 1,09. 


Penguatan ini tak hanya terjadi pada Euro, tetapi juga pada mata uang utama lainnya dari negara-negara G10, termasuk Franc Swiss dan Yen Jepang yang dikenal sebagai mata uang safe haven.

Situasi pasar yang bergejolak ini terjadi setelah Presiden Trump secara terbuka mengakui bahwa kebijakan tarif yang ia terapkan telah menciptakan masa transisi yang tidak mudah bagi ekonomi AS. Namun, ia tetap optimis terhadap dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut.

“Akan ada biaya transisi dan tantangan, tetapi pada akhirnya ini akan menjadi sesuatu yang indah. Kami dalam kondisi yang sangat baik,” ujar Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis 10 April 2025. 

Namun, pasar keuangan menunjukkan reaksi yang berbeda. Dolar AS terpantau terus melemah, bursa saham Wall Street kembali berada di bawah tekanan, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS ikut turun. 

Investor tampaknya mulai meninggalkan aset-aset AS karena meningkatnya ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan tarif tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya