Berita

Dari kiri ke kanan: Mantan Stafsus Dr. Dato Seri Anwar Ibrahim, Hilmy Bakar Almascaty, Presiden RI Prabowo Subianto, dan pengamat politik global GREAT Institute Teguh Santosa/Ist

Politik

Kebijakan Relokasi 1.000 Warga Gaza Tunjukkan Langkah Prabowo sebagai Pemimpin Islam Revolusioner

JUMAT, 11 APRIL 2025 | 10:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana Presiden Prabowo Subianto membawa 1.000 warga Palestina ke Indonesia merupakan langkah revolusioner. 

Rencana tersebut diungkapkan Prabowo beberapa hari lalu ketika akan melakukan lawatan ke Turki, Uni Emirat Arab, Qatar, Jordania dan Mesir. Terkait kebijakan tersebut, Prabowo akan meminta dukungan politik dari negara-negara Islam yang dikunjunginya.

Dr. Hilmy Bakar Almascaty, pengamat Timur Tengah dari Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle, mengapresiasi langkah besar Prabowo tersebut. 


"Ini adalah langkah revolusioner. Mirip dengan yang dilakukan Dato Sri Anwar Ibrahim (DSAI), tahun 80an lalu dalam kasus Afghanistan", terang Hilmy. 

Menurut Hilmy, Indonesia akan menjadi leader dalam urusan Palestina ke depan. Selain Indonesia sebagai negara Islam terbesar, Prabowo juga merupakan pemimpin yang disegani.

Hilmy, yang dahulu menjadi penghubung khusus Dato Seri Anwar Ibrahim, sekarang Perdana Menteri Malaysia, mengatakan bahwa dahulu Anwar memfasilitasi pengiriman mujahidin Nusantara ke Afghanistan untuk melawan Uni Soviet. 

Beliau juga mendirikan Universitas Islam Internasional Malaysia untuk menolong berbagai pemuda Islam dunia dari daerah-daerah konflik, termasuk Afghanistan. Sekarang, misalnya, alumni universitas itu banyak menjadi pemimpin di Afganistan.

Lebih lanjut Hilmy mengkritik orang-orang yang mengecam langkah Prabowo tersebut. 

"Mungkin mereka kurang pergaulan Islam pada level dunia," terang Hilmy. Langkah cerdas dan strategis Prabowo sedang membawa Indonesia menjadi Pemimpin Dunia Islam imbuhnya.

Di sisi lain, pengamat politik global dari GREAT Institute, Dr . Teguh Santosa, memuji lawatan Prabowo ke Timur Tengah dan Turki saat ini. 

Perjalanan itu dipandang sebagai respons strategis menghadapi tekanan politik dan ekonomi yang dilakukan Amerika. 

Salah satu tantangan besar yang dihadapi setiap aktor-negara dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan keamanan geopolitiknya adalah menjalin hubungan dengan aktor-negara lain. Namun hubungan itu semestinya tidak  menciptakan ketergantungan. 

“Slogan politik luar negeri pemerintah saat ini, menjadi good neighbor atau tetangga yang baik, juga komunikasi intens yang dilakukan Presiden Prabowo dengan pemimpin negara-negara lain adalah dalam rangka menciptakan situasi the absence of dependency atau ketiadaan ketergantungan,” ujar Teguh. 

Hanya dengan kondisi ini, sambungnya, Indonesia dapat menjalankan politik bebas aktif yang diamanatkan pendiri bangsa dan untuk menjaga kehidupan dunia berdasarkan prinsip peaceful coexistence yang dirumuskan dalam Konferensi Asia Afrika tujuh dekade lalu.

“Mudah-mudahan kunjungan Prabowo berulang kali ke Timur Tengah dan Turki tersebut mampu mengatasi kesulitan ekonomi dan investasi akibat kebijakan Trump saat ini,” demikian ujarnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya