Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Tangkapan layar

Bisnis

Airlangga Pastikan Kinerja Perbankan Tetap Solid, Kredit Tumbuh 10,42 Persen

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Performa sektor perbankan nasional menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah ketegangan global yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS). 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh dinamika eksternal tersebut.

Airlangga menyampaikan, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan mengalami peningkatan sebesar 5,75 persen per Februari 2025, sementara penyaluran kredit tumbuh hingga 10,42 persen.


“Pertumbuhan kredit masih berada di angka 10,42 persen, dan DPK meningkat menjadi 5,75 persen,” ungkap Airlangga dalam paparan yang dikutip RMOL pada Kamis, 10 April 2025.

Ia juga menambahkan bahwa likuiditas perbankan tetap terjaga dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) tercatat sebesar 88,92 persen. 

Di sisi lain, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan tetap berada di level yang aman, yakni sebesar 27 persen.

Airlangga menekankan bahwa kondisi ekonomi saat ini berbeda dibandingkan krisis-krisis sebelumnya, karena fondasi ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat.

“Jadi tidak sama dengan kondisi saat kita menghadapi berbagai krisis sebelumnya,” tegasnya.

Selain itu, ia mencatat bahwa konsumsi domestik terus menunjukkan tren positif. Momentum bulan Ramadan, menurutnya, ikut mendongkrak daya beli masyarakat, yang terlihat dari nilai belanja yang mencapai Rp248,1 triliun. Ia juga menyebut bahwa momen-momen perayaan seperti Natal, Tahun Baru, dan Ramadan berperan penting dalam menjaga konsumsi rumah tangga.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya