Berita

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Isu Dasco Bekingi Judol adalah Fitnah dan Framing Jahat

RABU, 09 APRIL 2025 | 20:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Organisasi masyarakat Rampai Nusantara menilai isu keterlibatan sejumlah politisi Indonesia dalam judi online (judol) di Kamboja tidak dilengkapi bukti apapun sehingga kebenarannya patut dipertanyakan. 

Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar menyampaikan isu beking judol oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad hanya fitnah yang sengaja dihembuskan lawan politik. 

Pasalnya pemberitaan yang diangkat media Tempo itu tidak disertai bukti apapun. 


"Isunya bombastis tapi buktinya sama sekali tidak ada, sangat disayangkan karena jatuhnya fitnah untuk memframing tokoh tertentu yang mungkin sengaja dilakukan oleh lawan-lawan politik lalu coba dikaitkan dengan judi online di Kamboja walau tanpa dasar yang jelas dan ini framing jahat sekali ya," jelas Semar dalam keterangannya, Rabu, 9 April 2025. 

Ia menegaskan pihaknya selama ini menjadi bagian dari unsur masyarakat yang lantang mendorong pemerintah dalam memberantas judol namun tidak menjadikan bahan fitnah kepada siapapun. 

"Kami bagian dari yang tanpa henti mengingatkan, memberikan support kepada pemerintah dalam memberantas judi online karena dampaknya di masyarakat luar biasa sangat merusak tatanan kehidupan tetapi tidak dibenarkan juga jika isu ini sengaja dibangun hanya untuk mendiskreditkan atau menjatuhkan sosok tertentu demi kepentingan politik atau apapun yg melatarbelakanginya tentu sangat kami sesalkan, ini cara-cara kotor yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara," tambahnya. 

Menurut Semar pemberantasan judi online harus dilakukan bersama dan tidak ditarik untuk kepentingan politik agar efektif. 

"Jangan ada pihak yang ingin memanfaatkan situasi pemberantasan judi online menjadi tunggangan politik untuk menyerang pihak tertentu atau kepentingan bisnis orang-orang tertentu, semua harus menyatu agar judi online ini bisa cepat diberantas dengan maksimal oleh aparat negara," jelas pria yang juga aktivis 98 itu.

Di akhir Semar juga mengingatkan agar seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan serta stabilitas nasional di tengah tantangan global yang kian berat. 

"Tantangan global hari ini luar biasa dan menjadi ujian berat di awal pemerintahan Prabowo-Gibran sehingga seluruh elemen harus bersatu dan tidak lagi menyebar isu liar yang hanya membuat gaduh di dalam negeri dan mengganggu kondusifitas, karena kepentingan negara dan rakyat Indonesia diatas kepentingan lainnya untuk itu marilah bangun persatuan kesatuan untuk bahu membahu melewati berbagai macam persoalan bangsa yang sedang kita hadapi dengan kapasitas masing-masing tanpa terkecuali," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya