Berita

Petugas Operasi Ketupat 2025/Net

Nusantara

Kapolri Puji Sinergi Jasa Raharja Apresiasi Layani Arus Mudik dan Balik Lancar

RABU, 09 APRIL 2025 | 16:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polri bersama PT Jasa Raharja sebagai BUMN yang menjadi stakeholder dari Operasi Ketupat 2025 menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan arus balik Idulfitri tahun ini yang berlangsung aman, lancar, dan berkeselamatan.

Keberhasilan ini tercermin dari dua momen penting, yakni pemantauan udara pelaksanaan one way nasional di Tol Trans Jawa pada Minggu 6 April 2025 dan penutupan sistem one way nasional pada Selasa 8 April 2024, yang keduanya menunjukkan komitmen kuat antar-instansi dalam mendukung kelancaran pergerakan masyarakat selama arus balik Idulfitri 2025.

Adapun pemantauan udara One Way Nasional di Tol Trans Jawa pada Minggu, 6 April 2025, jajaran pimpinan kementerian, BUMN terkait, dan instansi  lainnya melakukan peninjauan arus balik Idulfitri secara langsung dari udara menggunakan helikopter.


Rute pemantauan mencakup jalur tol Trans Jawa dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikatama, titik pertemuan penting antara Tol Trans Jawa dan Tol Cipularang yang kerap menjadi simpul kepadatan saat arus balik.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, didampingi oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono.

Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa strategi rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan contra flow berhasil mempercepat waktu tempuh pemudik.

“Alhamdulillah dari rekayasa yang dilakukan, kami mendapatkan laporan dari sisi kelancaran terjadi peningkatan dibanding 2024, yaitu untuk arus mudik selama 5 jam 46 menit dan untuk arus balik 5 jam 6 menit,” kata Jenderal Sigit dalam keterangan tertulis, Rabu 9 April 2025.

Dia juga menyampaikan penurunan signifikan angka kecelakaan berkat antisipasi yang matang dari semua pihak.

"Atas kerja keras seluruh rekan-rekan dengan berbagai macam alternatif dan rekayasa, dari sisi jumlah masyarakat yang  mengalami kecelakaan, dan fatalitasnya turun hingga 47 persen," tuturnya.

"Sementara untuk di seluruh jalur di Jawa Barat, termasuk di jalur arteri, turun 64 persen. Ini artinya masyarakat melaksanakan mudik dan balik tahun ini dengan lebih aman dan lancar," demikian Jenderal Sigit.

Pujian serupa juga disampaikan Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono. Katanya, sinergi menjadi kunci dalam memaksimalkan pelayanan pada pemudik.

"Saya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang baik sekali dari Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, PT Jasa Marga, dan seluruh stakeholder terkait," ujar Rivan A. Purwantono.

"Kolaborasi dan koordinasi ini telah menjadi kunci utama dalam pelaksanaan sistem lalu lintas yang berkeselamatan, sehingga arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berlangsung lancar aman, dan nyaman," imbuhnya.

Dia berharap agar sinergi yang terbangun selama Operasi Ketupat 2025 dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.

Adapu Jasa Raharja mencatatkan penurunan angka kecelakaan pada periode mudik lebaran tahun ini hingga 30 persen.

Sementara jumlah korban meninggal dunia turun sebanyak 50 persen dibandingkan dengan mudik Lebaran periode tahun lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya