Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Rekap Online PSU Pilkada di Lima Daerah Hampir Rampung

SELASA, 08 APRIL 2025 | 17:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) nyaris merampungkan rekapitulasi penghitungan suara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU), pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 fase kedua yang berlangsung di lima kota/kabupaten pada 5 April 2025 lalu. 

Ketua KPU Mochammad Afifuddin menjelaskan, lima daerah yang melangsungkan PSU di antaranya lain di Kota Sabang di 1 TPS, di Kabupaten Banggai 89 TPS, di Kabupaten Bungo 21 TPS, di Kabupaten Pulau Taliabu 9 TPS, dan di Kabupaten Buru 2 TPS. 

Dia menyatakan, selain tingkat partisipasi pemilih yang di atas 80 persen, PSU fase kedua pada 5 April 2025 meliputi 122 TPS di 18 kecamatan, 5 kabupaten/kota telah berhasil mengirimkan data hasil rekapitulasi online melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). 


"Sudah terkirim 87 persen C.Hasil dan 72 persen D.Hasil Kecamatan," ujar sosok yang kerap disapa Afif itu, dalam keterangan tertulisnya dikutip Selasa, 8 April 2025.

Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI itu menegaskan, rekapitulasi suara secara digital melalui Sirekap masih terus berjalan, selama tenggat waktu yang telah ditentukan. 

"Masa rekap ulang tingkat kecamatan masih berlangsung dari tanggal 6 sampai 10 April 2025, sedangkan untuk rekap ulang tingkat kabupaten/kota akan dilaksanakan tanggal 7 sampai 12 April 2025," sambungnya menjelaskan. 

Adapun satu PSU lainnya, tambah Afif, yakni PSU di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, baru akan dilaksanakan pada Rabu, 9 April 2025.

"Yakni di 9 TPS yang tersebar di 8 desa dalam Kecamatan Essang dengan rincian pemilih DPT (Daftar Pemilih Tetap) 3.007, DPPh (Daftar Pemilih Pindahan) 16, dan DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) 10. Sehingga jumlah total pemilihnya 3.033," demikian Afif menutup.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya