Berita

Kawasan ganjil genap di Jakarta/Ist

Nusantara

Hari Ini Ganjil Genap di Jakarta Kembali Berlaku

SELASA, 08 APRIL 2025 | 00:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sistem ganjil genap di Jakarta kembali diberlakukan mulai Selasa, 8 April 2025.

Demikian penegasan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo kepada wartawan, Senin 7 April 2025.

"Untuk ganjil genap besok hari, Selasa berlaku kembali," kata Syafrin.


Artinya pekan ini sistem ganjil genap di Jakarta 
hanya berlaku selama empat hari, mulai Selasa 8 April 2025 sampai Jumat 11 April 2025.

Sistem ganjil genap sebelumnya ditiadakan sejak 28 Maret hingga 7 April 2025. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1977 dan Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Peniadaan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama tiga kementerian, yakni Menteri Agama Nomor 1017 Tahun 2024, Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2024, dan Menteri PAN-RB Nomor 2 Tahun 2024.

Surat keputusan itu mengatur tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2025, yang menjadi dasar penghentian sementara kebijakan ganjil genap.

Adapun penerapan sistem ganjil genap diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019, khususnya pada Pasal 3 ayat (3).

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Dengan berakhirnya masa libur, maka aturan ganjil genap kembali aktif pada hari kerja.

Selain ganjil genap, Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang sempat ditiadakan pada 30 Maret dan 6 April 2025, juga akan kembali diberlakukan pada 13 April 2025.

Peniadaan HBKB sebelumnya dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja petugas Dishub selama pengaturan lalu lintas mudik dan arus balik Lebaran.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016, yang menyebutkan bahwa pelaksanaan HBKB dapat dibatalkan jika terdapat kegiatan khusus yang memerlukan pengaturan lalu lintas serta pengamanan ekstra.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya