Berita

Kolase Sri Mulyani, Perry Warjiyo, dan Mahendra Siregar/RMOL

Politik

Prabowo Perlu Pertimbangkan Pecat Sri Mulyani, Perry Warjiyo, dan Mahendra Siregar

SENIN, 07 APRIL 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto perlu mempertimbangkan untuk mengakomodir suara rakyat yang disampaikan melalui spanduk yang beredar di wilayah Jakarta terkait resesi yang akan datang dengan memecat beberapa orang pembantunya.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, merespons kemunculan spanduk yang meminta agar 3 pembantu Prabowo mundur dari jabatan mereka. Yakni Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.

"Spanduk itu jelas mengirimkan pesan resesi tengah menghantam negeri ini. Presiden Prabowo didesak copot Menkeu Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Ketua OJK Mahendra Siregar. Prabowo perlu mempertimbangkan untuk mengakomodir isi pesan di spanduk itu," kata Muslim kepada RMOL, Senin, 7 April 2025.


Karena, menurut Muslim, kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dengan memberlakukan tarif impor 32 persen untuk barang masuk ke AS, otomatis akan memukul ekonomi dan keuangan Indonesia.

"Rupiah sudah meluncur di atas Rp17.000 per dolar. Akan terjadi kekacauan ekonomi dan keuangan saat ini. Dan yang sangat bertanggung jawab atas situasi resesi yang melanda negeri ini adalah tiga pejabat di atas," pungkas Muslim.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya