Berita

Presiden Prabowo Subianto di panen raya Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 7 April 2025/Repro

Politik

Prabowo Beli 1.000 Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus di Majalengka

SENIN, 07 APRIL 2025 | 13:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung petani lokal dengan membeli 1.000 ekor burung hantu sebagai solusi alami untuk mengatasi hama tikus yang meresahkan petani di Majalengka, Jawa Barat. 

Hal itu ia sampaikan selama acara panen raya serempak yang dilakukan di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Senin, 7 April 2025. 

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa setiap permasalahan petani harus diselesaikan bersama, dan solusi lokal menjadi bagian penting dari strategi pembangunan pertanian nasional.


Prabowo mendengar bahwa daerah tempat lokasi panen raya yang ia datangi di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Majalengka memiliki permasalahan hama tikus yang sangat pelik dan solusi paling bagus adalah menghadirkan lebih banyak burung hantu.

Presiden RI itu mengatakan akan menyediakan 1.000 burung hantu untuk membantu petani Majalengka mengatasi hama tikus. 

"Sekarang, satu 150.000. Lebih mahal dari yang sebelumnya? Nggak? Nanti saya bantu di sini ya. Saya bantu untuk berapa burung hantu yang saudara perlu. Saya bantu. Benar ya. Perlu tambahan berapa burung hantu? Seribu ekor. Seribu ekor x 150.000. Seribu ekor. Berarti 150 juta. Baik, saya bantu. Hari ini juga," ujarnya. 

Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya berbagi pengetahuan antarpetani dan mendorong produksi pupuk serta obat pertanian secara mandiri di desa.

"Kita saling tukar-menukar pengalaman. Kita beri tahu semua teman-teman di kampung, bagaimana menggunakan pupuk yang kita buat sendiri. Kita juga harus cari obat yang bisa kita buat sendiri," ujarnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berupaya melakukan efisiensi anggaran demi memastikan setiap rupiah uang rakyat dipergunakan untuk kepentingan rakyat, terutama yang paling membutuhkan.

"Saya akan menghemat anggaran terus-menerus. Saya akan berusaha sekeras tenaga agar setiap uang rakyat harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia. Terutama yang paling membutuhkan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menekankan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi di semua jenjang pemerintahan. Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap penyimpangan, bahkan jika perlu melalui teknologi sederhana seperti video dari ponsel.

"Kalau ada korupsi langsung, Anda video, Anda rekam saja, langsung kirim. Supaya orang itu jera. Kalau sudah uang rakyat, harus untuk rakyat," ucapnya.

Presiden juga mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat yang telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan sekolah dan irigasi, sebagai bentuk nyata penggunaan anggaran demi kesejahteraan rakyat.

"Saya senang tadi laporan dari Gubernur Jawa Barat beliau sisihkan anggaran (untuk) memperbaiki sekolah, memperbaiki irigasi dan sebagainya. Saya kira dengan kekuatan kita, kita nanti, insya Allah, kita akan lihat hasil. Tidak lama lagi," kara Prabowo.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya