Berita

Sebuah helikopter menumpahkan bahan kimia tahan api ke kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan, pada 24 Maret 2025/AP

Dunia

Helikopter Pemadam Korsel Jatuh saat Bertugas di Zona Kebakaran Hutan Daegu

SENIN, 07 APRIL 2025 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Helikopter pemadam kebakaran yang dikemudikan seorang pilot jatuh saat sedang menjalankan misi untuk memadamkan kebakaran hutan di kota Daegu, Korea Selatan, pada Minggu sore, 6 April 2025. 

Insiden tragis ini terjadi di tengah upaya besar-besaran untuk mengendalikan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut.

Menurut laporan kantor berita Yonhap, helikopter jatuh saat bertugas memadamkan api yang melanda kawasan pegunungan. Disebutkan bahwa sang pilot meninggal dalam kecelakaan.


"Helikopter jatuh saat menjalankan misi untuk memadamkan api hutan," ungkap laporan tersebut.

Kecelakaan ini menjadi tragedi kedua yang menimpa pilot helikopter pemadam kebakaran dalam sebulan terakhir, setelah sebelumnya pada bulan Maret seorang pilot lain juga tewas dalam insiden serupa. 

Meski demikian, kebakaran hutan yang terjadi pada akhir pekan ini terpisah dari kebakaran besar yang melanda Korea Selatan pada bulan lalu, sudah berhasil dipadamkan.

Kebakaran hutan yang melanda Korea Selatan pada bulan Maret lalu tercatat sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah negara itu, dengan korban jiwa sebanyak 30 orang dan lebih dari 48.000 hektar hutan terbakar. 

Kejadian tersebut dipicu oleh kondisi cuaca yang sangat kering dan angin kencang, serta curah hujan yang rendah sepanjang bulan-bulan sebelumnya, setelah tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas di Korea Selatan. 

Kebakaran juga menghancurkan sejumlah situs bersejarah, termasuk kompleks kuil Gounsa di Uiseong yang dibangun pada abad ke-7.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya