Berita

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Respons Kebijakan Trump, Eddy Soeparno: Kuncinya Hilirisasi

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 22:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program hilirisasi bisa menjadi jawaban pemerintah Indonesia dalam menghadapi perang dagang Amerika Serikat (AS) yang mulai digaungkan lewat kebijakan tarif impor.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno berpendapat, hilirisasi perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai komoditas sumber daya alam di Indonesia.

“Hal ini agar Indonesia tidak hanya menghasilkan produk turunan, namun mampu menghasilkan produk jadi seperti baterai, solar cell, kawat tembaga, perabotan rumah tangga dari aluminium, dan lain-lain," kata Eddy Soeparno kepada wartawan, Minggu, 6 April 2025.


Selain bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, produksi industri nasional hasil hilirisasi akan banyak dilirik negara asing hingga bisa menembus pasar ekspor.

"Karena pertumbuhan ekonomi ke depannya harus mengandalkan investasi dan ekspor," tegas Eddy.

Presiden AS, Donald Trump resmi menerapkan tarif impor dasar sebesar 10 persen untuk semua barang yang masuk ke AS sejak Sabtu, 5 April 2025. Kebijakan ini diterapkan secara bertahap.

AS kemudian akan menerapkan tarif khusus yang lebih tinggi kepada beberapa negara mulai 9 April 2025, termasuk Indonesia. Dalam pernyataannya, Trump akan mengenakan tarif resiprokal sebesar 32 persen kepada Indonesia.

Kebijakan tarif resiprokal menjadi respons atas tarif 64 persen Indonesia untuk barang-barang dari AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya