Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Bikin Gaduh, Prabowo Disarankan Reshuffle Bahlil hingga Yandri

SABTU, 05 APRIL 2025 | 19:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rumor reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto pasca lebaran makin nyaring terdengar.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga berpandangan bahwa reshuffle kabinet memang diperlukan mengingat beberapa menteri kerap membuat gaduh dan kinerjanya tidak terdengar. Menteri-menteri itu jelas menjadi beban Presiden Prabowo.

“Padahal sebagai pembantu presiden, tugas menteri membantu presiden untuk mencapai target yang ditetapkan kepadanya,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Sabtu 5 April 2025.


Jamiluddin menilai ada sejumlah menteri yang dinilai membuat gaduh pemerintahan Presiden Prabowo.

“Menteri pembuat gaduh, seperti Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM), (Menteri Desa) Yandri Susanto, (Menteri Kehutanan) Raja Juli Antoni, dan (Menteri Koperasi) Budi Arie Setiadi, kiranya layak di reshuffle,” kata Jamiluddin.

Menurutnya, kegaduhan yang mereka buat jelas tak sejalan dengan tugasnya sebagai menteri. Sehingga, para pembantu Presiden Prabowo tersebut harus diganti.

“Hal yang sama juga berlaku pada menteri yang kinerjanya rendah,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya