Berita

Kolase Ajai Ismail dan rumahnya di Langkat/Repro

Hukum

Lawan Institut Minta KPK Segera Turun ke Langkat

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 04:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harapan masyarakat agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mampu menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi terus digaungkan dari Kabupaten Langkat.

Adalah Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institut yang terus menggaungkan agar para pejabat menerapkan asas transparansi atas harta kekayaan yang mereka miliki.

“Transparani mengenai harta kekayaan mereka menjadi penting, karena dari situ akan kelihatan mereka melakukan korupsi atau tidak. Atau melakukan usaha ilegal atau tidak,” kata Koordinator Lawan, Abdul Rahim Daulay, dikutip RMOLSumut, Kamis, 3 April 2025.


Salah satu kasus yang terus disoroti Lawan Institut adalah terkait laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Ajai Ismail. 

Dalam LHKPN-nya,  politikus Nasdem yang dikenal sebagai seorang pengusaha besar ini hanya melaporkan kepemilikan Rp20 juta dan bahkan pernah mengalami minus. Padahal, Ajai Ismail diketahui memiliki rumah mewah di Langkat.

“Laporan kami ke KPK mengenai kejanggalan ini sudah diterima, saya sudah konfirmasi langsung dengan Jubir KPK Tessa Mahardika,” kata Abdul Rahim.

Setelah laporan diterima, Lawan Institut berharap agar KPK segera turun ke Langkat melakukan pengecekan harta kekayaan yang bersangkutan dan mengumumkan ke publik.

“Jika terbukti berbohong perlu diberikan sanksi tegas, agar memberi efek jera untuk penyelenggara yang lain juga. Jangan membohongi KPK. Kita menunggu tindakan tegas KPK, soalnya sudah beberapa kali KPK terbukti mampu mengungkap kasus korupsi besar di Langkat,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya