Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Harus Pulihkan Kepercayaan Rakyat Lewat Reshuffle Kabinet

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 00:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kinerja Kabinet Merah Putih terus menuai sorotan usai lesunya perekonomian nasional di momentum Lebaran 2025.

Co Founder Forum Intelektual Muda, Muhammad Sutisna menilai kinerja kementerian  yang mengurusi masalah-masalah seperti perdagangan, investasi dan energi kurang piawai dalam mengatasi gejolak perekonomian saat ini
 
“Presiden Prabowo Subianto harus mengganti menteri-menteri (terkait) dengan orang yang lebih pas dalam mengatasi krisis ini,” ucap Sutisna dalam keterangannya, Kamis, 3 April 2025.


Menurut Alumni Universitas Indonesia ini, kenaikan harga kebutuhan pokok turut menjadi persoalan serius yang terus dirasakan masyarakat. 

"Harga bahan pokok seperti minyak goreng, cabai, bawang, hingga telur terus mengalami lonjakan, membuat banyak orang harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dengan anggaran terbatas," bebernya. 

Lanjut dia, situasi ini menjadi sangat dilematis ketika pendapatan masyarakat terus menurun  di saat harga kebutuhan pokok malah naik. 

Sambung Sutisna, jabatan Menteri Investasi yang dipegang Rosan Roeslani di saat bersamaan juga sebagai Chief Executive Officer (CEO) dari BPI Danantara dianggap sangat tidak tepat.

“IHSG tercatat merosot 0,78 persen dan mayoritas sektor masih bergerak melemah, di mana hal itu disebabkan oleh kebingungan pasar yang melihat adanya tumpang tindih jabatan,” ungkap dia.

"Tentu alangkah baiknya bagi Rosan agar bisa fokus di BPI Danantara, maka Presiden Prabowo harus menunjuk Menteri Investasi yang baru,” imbuhnya.

Ia pun meminta Presiden Prabowo untuk mempertimbangkan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama Harvick Hasnul Qolbi yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian untuk menggantikan Rosan. 

“Bang Harvick juga memiliki jaringan internasional yang sangat luas, bisa menarik investor ke dalam negeri. Oleh karena itu penting bagi presiden untuk segera melakukan reshuffle Kabinet khususnya menteri-menteri yang dianggap kurang piawai dalam menjalankan Asta Cita yang merupakan cita-cita luhur pemerintah saat ini,” ungkapnya lagi.

“Apalagi Presiden Prabowo perlu memperhatikan berbagai situasi gaduh yang terjadi belakangan ini. Kemarahan dan kekecewaan masyarakat atas kinerja sejumlah menteri sudah terlihat di media sosial atau berbagai aksi demonstrasi. Sehingga salah satu cara untuk mengembalikan kepercayaan publik adalah melakukan reshuffle kabinet sesegera mungkin," tandas Sutisna.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya