Berita

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho/Ist

Presisi

Jumlah Pemudik 2025 Lebih Tinggi dari 2024, Pengguna Tol Cikampek Turun

SELASA, 01 APRIL 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju kampung halaman pada masa mudik Lebaran 2025 lebih banyak dibandingkan pemudik di tahun 2024.

"Realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idulfitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB sebanyak 1.963.152 kendaraan," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho, Selasa, 1 April 2025.

Jumlah tersebut berdasarkan hitungan Jasamarga secara kumulatif di 4 gerbang tol utama, yakni Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa.


"Jumlah kendaraan keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5 persen dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024," sambung Agus.

Namun jika dibedah, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju trans jawa melalui gerbang Tol Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek lebih rendah dari musim mudik tahun 2024.

Tahun ini, kendaraan pemudik yang melalui gerbang Tol Cikampek Utama ada 726.565 kendaraan, turun 0,4 persen dari mudik 2024.

Lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa jalan Tol Tangerang-Merak juga menurun dari tahun 2024. Tahun ini, tercatat ada 491.987 kendaraan melewati jalur ini, atau 38 persen lebih rendah dibanding masa mudik 2024.

Sementara lalu lintas keluar Jakarta menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan atau meningkat 3,3 persen dibanding hari normal dan juga lebih tinggi 3,2 persen dari musim mudik 2024.

Sementara lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Puncak Bogor melalui gerbang Tol Ciawi mencapai 375.676 kendaraan. Angka ini lebih rendah 0,3 persen dari hari normal dan lebih tinggi 5,7 persen dibanding mudik Lebaran 2024.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya