Berita

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi/Net

Politik

Legislator PAN Dukung Pembatasan Akun Media Sosial untuk Anak

SABTU, 29 MARET 2025 | 16:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PAN Komisi I DPR memberikan dukungan penuh terhadap langkah Menkomdigi Meutya Viada Hafid, yang telah mengeluarkan aturan pembatasan pembuatan akun media sosial bagi anak-anak.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, berpandangan bahwa kebijakan tersebut dianggap sebagai langkah positif untuk mendukung perkembangan anak sekaligus melindungi mereka dari berbagai risiko yang muncul di dunia maya.

Trend penggunaan teknologi di kalangan anak-anak semakin meningkat. Menurut data Badan Pusat Statistik 2024, sekitar 39,71 persen anak usia dini di Indonesia telah menggunakan telepon seluler, dengan 35,57 persen di antaranya mengakses internet. 


“Angka ini menunjukkan bahwa penting bagi kita untuk memberikan perlindungan yang tepat agar generasi muda tidak terpapar konten negatif dan tidak terjebak dalam kecanduan gadget,” kata Okta kepada wartawan, Sabtu 29 Maret 2025. 

Dukungan terhadap kebijakan tersebut semakin dikuatkan oleh laporan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang mencatat bahwa 65,1 persen anak yang menggunakan gadget lebih dari 20 menit mengalami masalah perilaku seperti temper tantrum. 

Menurut Okta, hal itu menunjukkan dampak negatif yang dapat timbul dari penggunaan gadget tanpa pengawasan, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan fisik anak secara signifikan.

"Pembatasan usia dalam pembuatan akun media sosial diharapkan dapat membantu anak-anak menggunakan teknologi secara bijak dan aman," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya