Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jumlah Karyawan Menyusut, Pizza Hut Bukukan Rugi Rp72,8 Miliar

JUMAT, 28 MARET 2025 | 22:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Emiten pengelola jaringan gerai Pizza Hut di Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), mencatatkan kerugian bersih tahun berjalan sebesar Rp72,83 miliar. 

Angka ini lebih rendah 25,36 persen dibandingkan kerugian tahun sebelumnya yang mencapai Rp96,22 miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 28 Maret 2025, rugi per saham dasar PZZA ikut menyusut dari Rp32,02 per saham pada 2023 menjadi Rp24,23 per saham di 2024.


Meskipun mengalami perbaikan dari sisi kerugian, penjualan PZZA justru masih merosot hingga 21,02 persen. Pada 2024, total penjualan tercatat Rp2,8 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp3,54 triliun pada 2023. 

Penjualan makanan dan minuman kepada pihak ketiga juga menurun masing-masing menjadi Rp2,63 triliun dan Rp177,16 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,3 triliun dan Rp256,23 miliar.

Di sisi lain, PZZA berhasil menekan sejumlah beban operasional. Beban pokok penjualan pada 2024 turun menjadi Rp865,61 miliar dari Rp1,18 triliun pada tahun sebelumnya, sehingga laba bruto tercatat Rp1,93 triliun, lebih rendah dari Rp2,36 triliun pada 2023.

Dari sisi neraca keuangan, total liabilitas PZZA pada 2024 turun menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1,27 triliun pada 2023. Total ekuitas juga mengalami penyusutan menjadi Rp1,02 triliun dari Rp1,08 triliun, sementara total aset berkurang dari Rp2,35 triliun menjadi Rp2,13 triliun. 

Namun, posisi kas dan setara kas tercatat meningkat menjadi Rp63,21 miliar.

Di tengah upaya efisiensi, jumlah karyawan tetap PZZA ikut mengalami penyusutan. Pada akhir 2024, perusahaan memiliki 4.467 karyawan tetap, berkurang 555 orang dari tahun sebelumnya yang mencapai 5.022 karyawan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya