Berita

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra/Net

Dunia

PM Thailand Tetapkan Bangkok Sebagai Zona Bencana Usai Gempa

JUMAT, 28 MARET 2025 | 18:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ibu Kota Bangkok telah secara resmi dinyatakan sebagai zona bencana setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang negara tetangga Myanmar juga mengguncang Thailand.

Pengumuman ini disampaikan oleh Balai Kota Bangkok pada hari Jumat, 28 Maret 2025 sebagai respons terhadap dampak gempa yang dirasakan di ibu kota Thailand.

Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, telah ditugaskan untuk mengoordinasikan tanggap darurat dan memastikan keselamatan warga.


"Gempa Myanmar telah menyebabkan kerusakan pada banyak gedung tinggi di ibu kota," ujar Chadchart, seperti dimuat Bangkok Post.

Ia juga menambahkan bahwa inspeksi terhadap gedung-gedung yang terdampak sedang berlangsung dan menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati.

Meskipun demikian, Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) mengonfirmasi bahwa semua penerbangan masuk dan keluar dari Bangkok tetap beroperasi secara normal.

Namun, sebagai langkah pencegahan, Kementerian Perhubungan memerintahkan penghentian sementara layanan transportasi umum, termasuk bus dan kereta listrik.

Seorang warga Inggris berusia 65 tahun, Mark Smith, yang berada di Bangkok saat gempa terjadi, mengungkapkan situasi yang dihadapinya.

"Jalan dan trotoar semuanya tersumbat oleh lalu lintas dan orang-orang. Saya tidak bisa keluar kota, jadi saya mencari taksi Grab, yang mungkin datang atau tidak," tuturnya.

Gempa bumi yang terjadi pada Jumat juga menyebabkan kerusakan pada Jalan Rama II di Bangkok, membuat permukaan jalan menjadi tidak rata.

Pemerintah Thailand telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi situasi ini. Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra, yang sedang berada di kota resor Phuket saat gempa terjadi, mengumumkan bahwa pemerintah telah mendirikan pusat darurat 24 jam.

"Kami mengoordinasikan semua lembaga negara untuk merespons keadaan darurat dengan cepat," kata dia.

Selain itu, Wakil Perdana Menteri Prasert Jantararuangtong menyatakan bahwa sistem telekomunikasi negara telah terganggu akibat gempa.

Menteri Pertahanan Thailand Phumtham Wechayachai mengatakan 90 orang hilang dan tiga orang tewas setelah sebuah gedung tinggi yang sedang dibangun di Bangkok runtuh, sementara sedikitnya tiga orang tewas setelah sebuah masjid runtuh sebagian di Myanmar, menurut saksi mata kepada Reuters.

Survei Geologi AS dan pusat ilmu kebumian GFZ Jerman mengatakan gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo itu terjadi pada kedalaman dangkal 10 kilometer.

Gempa itu merupakan gempa bumi terkuat di dunia sejak 2023. Gempa kedua, dengan kekuatan 6,4 magnitudo, mengguncang wilayah itu 12 menit kemudian.

Sebuah video dramatis beredar di media sosial yang memperlihatkan gedung bertingkat dengan derek di atasnya runtuh menjadi awan debu di dekat Pasar Chatuchak yang populer di Bangkok, sementara para penonton berteriak dan berlarian.

Setidaknya dua orang tewas, tujuh orang berhasil diselamatkan, dan sejumlah orang lainnya masih terperangkap di bawah reruntuhan, kata petugas tanggap darurat Thailand.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya