Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI)/RMOL

Bisnis

BEI Dukung Rencana Prabowo Kumpulkan Investor dan Analis Pasar Modal

JUMAT, 28 MARET 2025 | 09:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan bertemu dengan investor dan analis pasar modal. 

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, itu adalah langkah baik untuk meyakinkan investor. Terlepas dari apakah Bursa mendapat undangan atau tidak, pertemuan yang direncanakan akan berlangsung setelah libur panjang Nyepi dan Idul Fitri itu sangat baik untuk  meluruskan persepsi yang keliru mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah.

"Tapi buat kita yang penting hal itu terlepas bursa diundang ataupun tidak. Kita mau lihat ini bagus buat market. Jadi artinya persepsi yang selama ini jadi isu mungkin bisa agak berkurang. Bahwa pemerintah concern juga terhadap pasar modal gitu ya," ungkap Iman, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis, 27 Maret 2025. 


Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, rencana pertemuan Presiden dengan investor dan analis pasar modal adalah untuk membahas mengenai iklim investasi di Indonesia.

Luhut menuturkan, Presiden telah memerintahkan untuk melakukan deregulasi terhadap aturan yang tidak tepat dan yang membebani usaha.

"Beliau sendiri (Presiden Prabowo Subianto) berencana bertemu langsung dengan investor dan analis pasar modal untuk memastikan iklim investasi kita semakin sehat dan kompetitif," ungkap Luhut dalam unggahannya di Instagram @luhut.pandjaitan. 

Luhut tidak menjelaskan lebih lanjut apakah pertemuan tersebut ada kaitannya dengan volatilitas pasar saham yang terjadi belakangan.

Staf khusus Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Raden Pardede, juga menegaskan bahwa pertemuan antara Presiden dengan  investor dan analis pasar modal adalah untuk  mengatasi kekhawatiran para investor dan pelaku ekonomi pasca aksi jual di pasar saham dan kejatuhan nilai tukar rupiah. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali hari terakhir sebelum libur Lebaran dengan lesu. Pada awal perdagangan kemarin, Kamis 27 Maret 2025, IHSG turun 30,98 poin atau 0,48 persen ke level 6.441,38. 

Sebanyak 182 saham naik, 220 turun, dan 165 tidak bergerak.

Pekan lalu, BEI sempat memberlakukan trading halt untuk IHSG pada Selasa siang, setelah IHSG ambruk 5,02 persen ke 6.146. Ini adalah kali pertama IHSG terkena trading halt sejak Maret 2020 atau awal pandemi Covid-19. 

Pandangan negatif analis yang menyebut buruknya komunikasi pemerintah mengenai kebijakan fiskal dan strategi untuk mencapai pertumbuhan yang menjadi pemicu aksi jual, akan coba diluruskan oleh pemerintah Indonesia pada pertemuan tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya