Berita

Polda Jateng memberlakukan one way lokal mulai wilayah Brebes sampai Gerbang Tol Kalikangkung/Dokumentasi Gerbang Tol Kalikangkung

Presisi

Lonjakan Arus Lebaran 2025

One Way Lokal Diberlakukan dari Brebes sampai Kalikangkung

JUMAT, 28 MARET 2025 | 07:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pergerakan kendaraan arus mudik dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah, sampai Jumat dini hari, 28 Maret 2025 terus meningkat signifikan. Bahkan terjadi kepadatan peningkatan arus kendaraan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung. 

Untuk itulah Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng menerapkan one way lokal. Jalur dari arah barat diberlakukan satu arah mulai dari Brebes sampai Kalikangkung. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng Kombes Sonny Irawan mengatakan, one way lokal diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan. 


Namun aturan ini diberlakukan diluar kebijakan rekayasa arus mudik dan balik dari Korlantas alias tidak dilakukan bersamaan one way nasional. 

"One way lokal dilakukan Polda Jawa Tengah mulai wilayah Brebes. Kita melihat kepadatan arus. Sehingga, harus kita lakukan normalisasi arus dari arah barat dengan penerapan one way," kata Sonny di Gerbang Tol Kalikangkung. 

Bila kepadatan terus terjadi, kepolisian dan Jasa Marga berpeluang melanjutkan penerapan one way lokal di tol A, B, dan C dalam Kota Semarang. 

"Jika volume kendaraan tinggi maka kami juga akan berkoordinasi bersama Jasa Marga memberlakukan one way di tol dalam kota," kata Sonny dikutip dari RMOLJateng.

One way lokal diberlakukan mulai Kamis 27 Maret 2025 pukul 23.00 WIB. 

Sedangkan one way nasional baru berlaku Jumat pagi, 28 Maret 2025.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya