Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Hadapi Krisis, Eropa Imbau Warga Timbun Stok Makanan

KAMIS, 27 MARET 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Eropa menghadapi kekhawatiran akan terjadinya krisis yang diperkirakan akibat bencana alam seperti banjir dan kebakaran dahsyat, pandemi, dan juga serangan militer.

Untuk itu, Uni Eropa menyarankan warganya untuk menimbun cukup makanan, air, dan kebutuhan pokok selama 72 jam. 

Imbauan ini sebagai bagian dari strategi Eropa yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. 


Strategi ini terinspirasi dari rencana di Jerman dan negara-negara Nordik, yang telah mendistribusikan pamflet informasi publik serta merancang aplikasi yang memberi tahu warga apa yang harus dilakukan jika terjadi serangan militer atau krisis nasional lainnya.

"Kami katakan kepada negara-negara anggota: 72 jam swasembada adalah apa yang kami rekomendasikan," kata Komisaris Eropa untuk Kesiapsiagaan dan Manajemen Krisis, Hadja Lahbib, kepada wartawan, dikutip The Guardian, Kamis 27 Maret 2025.

“Kita harus bersiap menghadapi insiden dan krisis lintas sektoral berskala besar, termasuk kemungkinan agresi bersenjata, yang memengaruhi satu atau lebih negara anggota,” demikian pernyataan dokumen tersebut.

Komisi tersebut juga menyerukan hari kesiapsiagaan di seluruh Eropa untuk meningkatkan kesadaran. Mereka juga meminta agar topik tersebut dimasukkan dalam kurikulum sekolah dan menginginkan adanya penjabaran "strategi penimbunan" UE guna memastikan pasokan bahan baku, tempat berlindung, generator, makanan dan air yang memadai.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya