Berita

Dell Technologies/Bloomberg

Bisnis

Karyawan Dell Berkurang 10 Persen pada Tahun Fiskal 2025

RABU, 26 MARET 2025 | 14:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dell Technologies mengalami penurunan jumlah karyawan sebesar 10 persen pada tahun fiskal 2025. 

Mengutip laporan tahunan perusahaan, Reuters melaporkan bahwa per 31 Januari 2025, Dell memiliki sekitar 108.000 karyawan, atau turun dari sekitar 120.000 pada tahun sebelumnya.

Penurunan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghemat biaya, termasuk dengan membatasi perekrutan eksternal dan melakukan reorganisasi tenaga kerja. 


Sebelumnya, jumlah karyawan Dell juga telah berkurang sekitar 5 persen pada tahun fiskal 2024.

Pada Februari 2025, Dell juga memprediksi penurunan margin kotor yang disesuaikan untuk tahun fiskal 2026. Penyebabnya adalah meningkatnya biaya untuk membangun server AI di tengah persaingan pasar yang ketat.

Meskipun jumlah karyawan terus berkurang, Dell berjanji untuk tetap berkomitmen pada keberagaman dan inklusi.

"Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan kerja yang setara dan terus menerapkan kebijakan inklusif yang memungkinkan Dell Technologies mencapai tujuan ini," katanya.

Presiden AS Donald Trump menyebut inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) sebagai tindakan diskriminatif dan menyarankan Departemen Kehakiman untuk melakukan penyelidikan jika upaya tersebut melanggar hukum.

Perusahaan termasuk Meta dan Alfabet telah menghentikan inisiatif DEI.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya