Berita

Chery Indonesia memastikan Knock-Down Kit yang terbakar di Bekasi bukan mobil listrik/Istimewa

Otomotif

Insiden Kebakaran Knock-Down Kit Unit ICE Model, Ini Penjelasan Chery Indonesia

RABU, 26 MARET 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Insiden kebakaran yang terjadi di fasilitas penyimpanan unit KD (Knock-Down) Kit di Bekasi pada Minggu kemarin, 23 Maret 2025, dipastikan tidak terkait dengan kendaraan listrik yang diproduksi Chery. Knock-Down Kit unit yang terdampak dalam insiden tersebut adalah komponen untuk produk kendaraan dengan mesin pembakaran internal (ICE). 

"Perlu kami luruskan bahwa unit yang terdampak dalam kejadian ini bukanlah kendaraan listrik (EV), melainkan Knock-Down (KD) Kit untuk kendaraan dengan mesin pembakaran internal (ICE)," tulis pernyataan resmi Chery yang dikutip RMOL, Rabu 26 Maret 2025. 

Pihak Chery pun melampirkan foto yang menunjukkan karakteristik KD Kit tersebut. Di mana terlihat adanya lubang untuk pengisian tangki bahan bakar minyak (BBM) yang hanya ditemukan pada mobil bermesin pembakaran internal.


PT Chery Sales Indonesia (CSI) menjelaskan, insiden tersebut tidak terjadi di dalam maupun area pabrik atau warehouse Chery. Melainkan lokasi dan pengelolaannya di tempat pihak ketiga. Dan di lokasi tersebut tidak ada kendaraan Listrik (EV).

"Saat ini, PT Chery Sales Indonesia (CSI) tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memahami secara utuh penyebab dan dampak dari kejadian ini. Kami juga bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam proses penyelidikan lebih lanjut," imbuh pernyataan CSI.

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan oleh rekan-rekan media, dan seluruh masyarakat Indonesia kepada Chery. Kami akan terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi industri otomotif Indonesia dan menghadirkan produk-produk berkualitas yang memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat," tutup pernyataan CSI.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya