Berita

Terusan Panama/Foto:Tempo

Bisnis

Li Ka-shing Didesak Batalkan Penjualan Pelabuhan Panama ke BlackRock

RABU, 26 MARET 2025 | 11:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana CK Hutchison Holdings Ltd. untuk menjual dua pelabuhannya di Terusan Panama kepada konsorsium yang dipimpin oleh BlackRock Inc., mendapat kritik keras dari media pro-Beijing, Ta Kung Pao.

Dalam sebuah artikel, Ta Kung Pao mengatakan transaksi ini akan merusak keamanan nasional China dan kepentingan pembangunan, yang secara langsung melanggar undang-undang Hong Kong tentang perlindungan kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan.

"Hentikan transaksi dan jangan membuat perhitungan yang salah," kata surat kabar itu dalam artikel tersebut, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu 26 Maret 2025.


"Mereka yang berulang kali menekankan bahwa transaksi ini adalah 'transaksi yang sah' berdasarkan kebebasan berkontrak terlalu naif dan bingung," lanjutnya.

CK Hutchison, perusahaan yang berbasis di Hong Kong, dikabarkan akan menandatangani perjanjian penjualan dua pelabuhannya di Panama paling lambat tanggal 2 April. 

Ini adalah bagian penting dari kesepakatan yang lebih luas untuk melepas 43 fasilitas di luar Hong Kong dan daratan Tiongkok dengan hasil tunai lebih dari 19 miliar Dolar AS. 

Presiden AS Donald Trump memuji penjualan tersebut sebagai upaya merebut kembali kendali jalur air dari pengaruh Tiongkok.

Kritik dari Ta Kung Pao menandai meningkatnya kampanye tekanan terhadap Li Ka-shing sebagai pemilik CK Hutchison atas kesepakatannya dengan BlackRock,  perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia yang berbasis di New York, AS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya