Berita

Jadwal keberangkatan kereta di pintu masuk Stasiun Pasar Senen/RMOL

Nusantara

Antisipasi Penumpukan, KAI Atur Sirkulasi Pemudik di Stasiun Pasar Senen

SELASA, 25 MARET 2025 | 19:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Guna mencegah terjadinya penumpukan antrean para pemudik di Stasiun Pasar Senen, PT KAI Daop I menerapkan pengaturan sirkulasi kedatangan dan keberangkatan penumpang yang hendak turun dan naik kereta. 

Manajer Humas PT KAI Daop I, Ixfan Hendriwintoko menuturkan, pada H-6 Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi ini arus pemudik di Stasiun Pasar Senen mulai meningkat dibanding hari-hari sebelumnya, meski belum tampak adanya kepadatan. 

"Jika para pelanggan ini terjadi penumpukan di sana, nanti akan diurai oleh petugas yang membantu kelancaran, jadwal jam berapa harus bisa masuk," kata Ixfan saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Maret 2025.


Ia menambahkan, ruang tunggu penumpang bakal penuh jika di area stasiun dalam kondisi ramai. Untuk itu, pihak stasiun akan dibantu oleh aparat TNI dan Polri untuk mengurai kepadatan pemudik. 

“Kemudian bagi para pelanggan kami, pada saat akan bepergian menggunakan kereta api, cek kembali tiket yang telah dimiliki, kesesuaian tanggal, jam berangkat, kemudian hari dan nama kereta api. Jangan sampai salah naik atau tertinggal,” tuturnya.

Ixfan mengimbau para pemudik datang lebih awal ke stasiun guna mencegah keterlambatan akibat mengalami kemacetan di perjalanan. 

“Dan saat masuk atau keberangkatan di Stasiun Pasar Senen, hendaknya mengawali berangkat lebih awal, karena di depan stasiun sering terjadi kemacetan,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya